Sering aku denger kalo ada orang bilang tuh gini,
“Tenang aja masih ada hari esok” pernah nyadar ga kalo itu pernyataan yang salah kaprah…
Siapa yang tau sih kalo hari esok itu masih ada…
dan kalopun masih ada,apa kita udah pasti ada untuk hari esok.Terus hari esok kita akan seprti apa ya????????
mending jalani aja dulu hari ini dengan sebaik mungkin…
dan ketika itu udah di lakukan, apa pertanya hari esok kita akan seperti apa masih berlaku????
tapi itu cuma pendapat saya pribadi… jangan di ambil ati.
oleh Dr. Agus Maladi Irianto, M.A.
HAMPIR bisa dipastikan sebagian besar orang mengartikan “kebudayaan” sebagai “kesenian”, meskipun sebenarnya kita semua memahami bahwa kesenian hanyalah bagian dari kebudayaan. Hal ini tentulah karena kesenian memiliki bobot besar dalam kebudayaan, kesenian sarat dengan kandungan nilai-nilai budaya, bahkan menjadi wujud dan ekspresi yang menonjol dari nilai-nilai budaya.
Kebudayaan secara utuh sebenarnya meliputi pola pikir atau mindset suatu masyarakat (tentang segala perikehidupannya di masa lampau, masa kini dan masa depan), yang banyak terekspresikan melalui aneka-ragam dan aneka dimensi kesenian.
Demikian pula, kesenian merupakan salah satu wadah dominan untuk mengartikulasikan kebudayaan tak berwujud (intangible culture). Read more
Polisi…..??? Yaaah beginilah mayoritas masyarakat,mudah sekali di terpa isu-isu yang belum jelas kebenaran nya.Seandai nya pun sudah jelas sekali,terus mau apa anda-anda ini.
Daripada pusing mikirin para petinggi polisi yang duit nya ratusan milyar,mending urusin tuh duit anda
sendiri.Besok sudah ada belum uang buat buat beli bensin,atau uang untuk beli makan anak dan istri anda.Syukur klo sudah ada,klo masih bingung cari itungan,terus ketambahan denger berita yang lagi heboh macam polisi yang duit nya bejibun.Apa nggak tambah seneb otak anda semua nya.Haahaha. Read more
Kesuksesan Dikisahkan, ada seorang pria yang sedang mengalami masalah bertubi-tubi. Rumah tangganya tidak harmonis. Bersamaan dengan itu, dia pun terkena perampingan karyawan di perusahaannya sehingga dia harus berhenti bekerja. Pada waktu yang senggang, dia berpikir dan mengevaluasi diri. Apa yang salah dengan hidupku? Mengapa aku gagal terus? Baga
imana caranya untuk merubah kegagalan dengan kesuksesan? Dimulailah pencarian jawaban atas pertanyaannya dengan pergi ke toko buku dan membeli buku-buku yang dianggapnya mampu memberi jawaban. Setelah beberapa buku habis di baca, dia merasa tidak puas dan tidak pula menemukan jawabannya. Tiba-tiba timbul inspirasi di pikirannya, kenapa aku tidak menanyakan langsung saja ke penulis buku-buku itu? Pasti akan lebih berhasil bila aku bisa mendapatkan petunjuk langsung dari si penulis. Maka ditemuilah si penulis buku. Setelah menceritakan semua kegagalan yang dialaminya, dia berkata, “Tuan penulis, tolong ajarkan kepada saya, rumus dan cara yang bisa membuat saya sukses”. Si penulis pun menjawab, “Kalau anda membaca buku saya dengan teliti, dan menjalankan dengan nyata , tentu akan ditemukan cara-cara menuju sukses” ”Saya sudah membaca habis, bahkan hafal isi buku anda, tetapi tetap saja belum menemukan rumus sukses. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk bertanya langsung”. Si penulis berpikir sejenak dan berkata, “Baiklah, saya akan ketemukan kamu dengan seseorang. Biar dia yang memberitahu kamu bagaimana cara sukses dalam hidup ini”. Dengan gembira si pria bertanya, “Dimana orang itu bisa saya temui?” Si penulis mengajak pria itu ke sebuah kamar, “Dia ada di dalam kamar ini”. Maka Pria itu pun mengetuk pintu dan Read more
SEBANYAK 15.510.252 masyarakat di Jateng belum terjamin kesehatannya. Hal itu disampaikan dalam seminar “Universal coverage di Jawa Tengah tahun 2014 mungkinkah?” oleh himpunan mahasiswa peminatan administrasi kebijakan kesehatan (PAKK) FKM Undip, baru-baru ini. Bagian AAK FKM Undip, Chriswardani S mengatakan, jumlah tersebut merupakan 46,52 persennya dari jumlah masyarakat Jateng yang belum mendapatkan jaminan kesehatan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng tahun 2009.
“Hal tersebut sangat ironis, karena Pemerintah Indonesia telah menyediakan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat melalui sistem Read more

| M | S | S | R | K | J | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Agu | ||||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | ||
| 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 |
| 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 |
| 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 |
| 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | ||
SocialVibe